Rabu, 01 November 2017

Pencairan Dana BPJS Ketenagakerjaan melalui Bank Jabar

Awal tahun 2017... Ada tawaran pekerjaan yang lebih menggiurkan. Posisi, lokasi, jobdesk dan salary yang menurutku layak untuk dipikir ulang. Setelah menimbang dan mendengar saran keluarga, kuputuskan resign dan joint dengan perusahaan tersebut. Sebuah perusahaan konsultan high rise building  dan Geotecnical di kawasan kelapa gading.

Sudah menjadi syarat wajib bagi pekerja untuk menjadi peserta BPJS baik kesehatan maupun ketenagakerjaan. Rencanaku.. Aku mau mencairkan BPJS ketenagakerjaan sebelum joint di perusahaan yang baru. Sebenarnya keanggotaan BPJS masih bisa meneruskan dari PT sebelumnya, namun ada sedikit trouble dengan data kepesertaanku. Jadi sewaktu pertama kali aku daftar BPJS ketenagakerjaan, aku terdaftar menggunakan KTP DKI. Dan sudah 2 tahun lebih aku pindah domisili KTP menjadi warga Wonogiri - Jawa Tengah namun masih tetap merantau di Jakarta.  Kartu keluarga sudah otomatis jadi penduduk Wonogiri. Namun untuk E-KTP ku tercetak salah tanggal lahir, sehingga mengajukan revisi namun butuh waktu lama karena kabarnya blanko E- ktp habis.

Selain itu, aku ingin menggabungkan nominal saldo  karena sebelumnya aku bekerja di dua perusahaan namun masih dalam satu group. Aku tahu saldoku belum tergabung setelah aku buka data online lewat website resmi BPJS dan cek saldonya.

Langkah pertama aku datangi kantor cabang pembuka BPJS. Atas petunjuk Customer Care BPJS, perubahan data hanya bisa dilakukan di kantor cabang pembuka dan setelah dicek aku terdaftar di Gedung Menara Jamsostek, daerah Gatot Subroto. Sesampai disana aku diarahkan ke lantai 3. Antrian panjang sekali,...namun petugasnya lumayan banyak. Setelah lama menunggu nomor antreanku dipanggil.  Petugasnya lumayan ramah dan sigap. Aku ceritakan problem yang ingin aku clear'kan :
1. Kepesertaan ganti identitas KTP Wonogiri
2. Minta saldo digabungkan

Untuk kasus 1, aku diminta tunjukkan ktp dan kk terbaru . Kepada petugas aku infokan kalau E-KTP terbaruku belum jadi karena ada kesalahan tanggal lahir. Lalu kutunjukkan E-KTP yang salah tanggal lahirnya dan kulampirkan copy akta lahir dan copy ijasah terakhir. Sedang untuk kasus 2, aku diminta tunjukkan surat pengantar penggabungan saldo dari perusahaan tempat aku kerja dulu. Setelah selesai petugas dengan ramah ingatkan dalam pencairan nanti harus pakai E-KTP asli terbaru dan KK asli terbaru sesuai yang baru aja aku serahkan.

Setelah dataku benar berikut saldonya, aku bebas mencairkan BPJS ketenagakerjaan di cabang manapun. Ku mulai persiapan kelengkapan berkas dengan panduan googling dari berbagai situs.

Pertama aku datangi kantor BPJS cabang Rawamangun Jakarta Timur. Berkas yang aku bawa :
- Kartu BPJS ketenagakerjaan asli
- Surat paklaring dari perusahaan
- Surat pemberitahuan resign yang ditembuskan ke disnaker
- Resi KTP terbaru dan copynya ( pakai resi karena E-KTP belum jadi)
- KK asli dan copynya.
- copy buku rekening bank
- copy NPWP

Saat itu aku datang sudah jam 9 pagi dan nomor antrian sudah ditutup karena kuotanya sudah penuh. Petugas meminta saya datang besok jam 4 dini hari agar kebagian antrean...Akhirnya aku pulang.

Hari berikutnya, mengikuti cerita sebuah blogger...aku coba pencairan lewat Bank Jabar cabang Pulogadung. Berkas persyaratan pencairan mirip hanya saja diwajibkan mempunyai account bank Jabar, tidak boleh account lain. Kebetulan aku sudah punya account tersebut sehingga tinggal copy lembar pertamanya. Selain itu juga siapkan materai 6000 sebanyak 1 lembar. Aku datang ke bank pagi - pagi buta, jam 03.00 dini hari...agar kebagian kuota, karena pencairan perhari hanya 10 antrean. Pas disana dapet nomor terakhir....10, entah 9 orang sebelumnya masukkan berkas jam berapa, rumornya ada yang jam 12 malam sudah ngantriin dokumen. Setelah dokumen diterima security, aku pun pulang. Info security aku diminta datang kembali 2 hari lagi pada jam kerja, tetapi sebelum jam makan siang.

Hari yang ditentukan aku datang jam 8 pagi, aku menjadi antrean pertama di customer service. Kusebutkan namaku dan keperluanku. Petugas kemudian mencari berkasku dan mengeceknya. Data sudah lengkap dan aku diminta isi beberapa form dan tanda tangan beberapa kolom. Kemudian aku di foto.
Copy form lembar kuning diberikan padaku...informasi dari customer service, dana bpjs akan cair paling lama 2 minggu. Jika lebih dari itu tidak keluar, aku diminta hubungi BPJS karena kemungkinan masih ada data yang salah atau kurang lengkap.

Alhamdulillah... 5 hari kerja kemudian, uangku sudah cair. Nominalnya sama persis yang tertulis saat aku cek online di website BPJS.

Mutasi Sepeda Motor Dari Jakarta ke Wonogiri

Juli 2017 kemarin, saya memutuskan mengakhiri perantauan di Jakarta. Kondisi hamil muda, 3 bulan...yang sedang saya alami membuat tekat makin kuat untuk segera bertolak.Ku awali perjalanan mudik permanen dengan persiapan mutasi motor. Motor saya Beat 110 cc keluaran 2015, saya beli saat masih nguli di proyek. Berat rasanya jika motor yang saya beli dengan perjuangan begitu saja mati pajak. Memang motor itu saya beli dengan meminjam nama kakak ipar, karena saya tidak punya ktp DKI. Ketika masa pajak tahunan sudah waktunya, nominalnya begitu terasa mahal karena motor itu diurutan ke 5 yang memakai nama kakak ipar saya sehingga terkena pajak progresif yang lumayan besar. Selain mutasi saya juga akan balik nama... Biar sekalian prosesnya.

Tahapan untuk mutasi dan balik nama adalah cabut berkas untuk mutasi keluar kemudian memasukkan  berkas atau mutasi masuk di daerah tujuan.

Adapun persiapan dokumen perlengkapan yang digunakan untuk cabut berkas adalah :
1. Fotokopi STNK,
2. Fotokopi BPKB
3. Fotokopi KTP yang akan jadi pemilik motor
4. Kuitansi pembelian sepeda motor dari pemilik pertama ke pemilik baru yang di bubuhi materai 6000
5. STNK dan BPKB asli.

Saya awali pagi itu ke Samsat Kebon Nanas Jakarta Timur, berikut stepnya :

a. Cek fisik
Sepeda motor saya bawa ke tempat yang sudah dipasang petunjuknya. Antrian sudah mengular, Mungkin kita familiar dengan istilah gesek nomor rangka dan mesin. Di pos pertama ini free, tanpa pungutan biaya.Cek fisik ini  mendapatkan hasil data gesek untuk keperluan mutasi keluar.

b. Setelah dapat data hasil gesekan, motor saya parkirkan dan masuk ke gedung disebelah cek fisik. Disana saya diminta berkas STNK asli,fotokopi KTP pemilik baru, dan hasil gesek cek fisik. Dokumen di steples jadi satu kemudian saya diminta menunggu. Selang beberapa saat, nama saya dipanggil di loket sebelahnya....proses sudah selesai, saya lihat ada beberapa stampel pengesahan di lembar cek fisik.

c. Dokumen sebendel yang saya terima kemudian saya bawa ke loket mutasi di lantai dua gedung yang berbeda. Saya bilang ke petugas loketnya bahwa untuk mutasi sekalian balik nama tujuan Surakarta. Kemudian saya diberikan form untuk diisi.
Isian selesai saya berikan ke petugas, oleh petugas saya diminta melampirkan  fotokopi ktp pemilik baru, fotokopi STNK dan STNK asli, fotokopi BPKB berikut aslinya, dan1 bendel dokumen yang saya dapat dari pos sebelumnya.
Kemudian petugas meneliti STNK, karena masa berlaku pajak tahunan masih lama yakni Januari 2018,maka saya tidak diminta cek fiskal.
Saya diberikan tanda terima karena STNK dan BPKB asli saya ditahan selama proses pencabutan berkas. Tanda terima tersebut juga digunakan untuk pengambilan berkas  hasil mutasi keluar. Saya diminta datang sebulan lagi karena proses di samsat memakan waktu satu bulan. Adapun biaya normal senilai Rp. 150.000.
Oh iya, karena STNK ditahan, saya minta surat jalan untuk jaga2 kalau ada razia di perjalanan. Petugas minta fotokopi STNK dan olehnya di stampel dan ditanda tangani sebagai pengganti STNK.

d. Sebulan kemudian karena sedang berhalangan, suami saya yang datang ke samsat untuk mengambil hasilnya dengan menyodorkan tanda terima yang pernah diberikan. Dari petugas saya diarahkan ke gedung arsip untuk mengambil kelengkapan berkas.Cukup banyak berkas yang suami saya terima.
Ternyata proses tidak hanya sampai disitu, petugas menginstruksikan masih harus mengurus berkas BPKB di Komdak dekat Semanggi .

e. Setelah sampai komdak, menuju ke bagian BPKB, berkas dari samsat Kebon Nanas saya berikan. Ternyata tidak bisa langsung selesai hari itu.
Saya diminta kembali hari Sabtu, oh ya saya kesana hari Senin sehingga untuk proses ini butuh waktu 1 minggu.

Hari Sabtu, suami saya balik ke komdak...alhamdulillah berkas sudah selesai. Di komdak sama sekali tidak dipungut biaya lagi.

Demikian tahap cabut berkas untuk mutasi keluar, untuk mutasi masuk akan saya lanjutkan di lain kesempatan.🤗🤗