Awal tahun 2017... Ada tawaran pekerjaan yang lebih menggiurkan. Posisi, lokasi, jobdesk dan salary yang menurutku layak untuk dipikir ulang. Setelah menimbang dan mendengar saran keluarga, kuputuskan resign dan joint dengan perusahaan tersebut. Sebuah perusahaan konsultan high rise building dan Geotecnical di kawasan kelapa gading.
Sudah menjadi syarat wajib bagi pekerja untuk menjadi peserta BPJS baik kesehatan maupun ketenagakerjaan. Rencanaku.. Aku mau mencairkan BPJS ketenagakerjaan sebelum joint di perusahaan yang baru. Sebenarnya keanggotaan BPJS masih bisa meneruskan dari PT sebelumnya, namun ada sedikit trouble dengan data kepesertaanku. Jadi sewaktu pertama kali aku daftar BPJS ketenagakerjaan, aku terdaftar menggunakan KTP DKI. Dan sudah 2 tahun lebih aku pindah domisili KTP menjadi warga Wonogiri - Jawa Tengah namun masih tetap merantau di Jakarta. Kartu keluarga sudah otomatis jadi penduduk Wonogiri. Namun untuk E-KTP ku tercetak salah tanggal lahir, sehingga mengajukan revisi namun butuh waktu lama karena kabarnya blanko E- ktp habis.
Selain itu, aku ingin menggabungkan nominal saldo karena sebelumnya aku bekerja di dua perusahaan namun masih dalam satu group. Aku tahu saldoku belum tergabung setelah aku buka data online lewat website resmi BPJS dan cek saldonya.
Langkah pertama aku datangi kantor cabang pembuka BPJS. Atas petunjuk Customer Care BPJS, perubahan data hanya bisa dilakukan di kantor cabang pembuka dan setelah dicek aku terdaftar di Gedung Menara Jamsostek, daerah Gatot Subroto. Sesampai disana aku diarahkan ke lantai 3. Antrian panjang sekali,...namun petugasnya lumayan banyak. Setelah lama menunggu nomor antreanku dipanggil. Petugasnya lumayan ramah dan sigap. Aku ceritakan problem yang ingin aku clear'kan :
1. Kepesertaan ganti identitas KTP Wonogiri
2. Minta saldo digabungkan
Untuk kasus 1, aku diminta tunjukkan ktp dan kk terbaru . Kepada petugas aku infokan kalau E-KTP terbaruku belum jadi karena ada kesalahan tanggal lahir. Lalu kutunjukkan E-KTP yang salah tanggal lahirnya dan kulampirkan copy akta lahir dan copy ijasah terakhir. Sedang untuk kasus 2, aku diminta tunjukkan surat pengantar penggabungan saldo dari perusahaan tempat aku kerja dulu. Setelah selesai petugas dengan ramah ingatkan dalam pencairan nanti harus pakai E-KTP asli terbaru dan KK asli terbaru sesuai yang baru aja aku serahkan.
Setelah dataku benar berikut saldonya, aku bebas mencairkan BPJS ketenagakerjaan di cabang manapun. Ku mulai persiapan kelengkapan berkas dengan panduan googling dari berbagai situs.
Pertama aku datangi kantor BPJS cabang Rawamangun Jakarta Timur. Berkas yang aku bawa :
- Kartu BPJS ketenagakerjaan asli
- Surat paklaring dari perusahaan
- Surat pemberitahuan resign yang ditembuskan ke disnaker
- Resi KTP terbaru dan copynya ( pakai resi karena E-KTP belum jadi)
- KK asli dan copynya.
- copy buku rekening bank
- copy NPWP
Saat itu aku datang sudah jam 9 pagi dan nomor antrian sudah ditutup karena kuotanya sudah penuh. Petugas meminta saya datang besok jam 4 dini hari agar kebagian antrean...Akhirnya aku pulang.
Hari berikutnya, mengikuti cerita sebuah blogger...aku coba pencairan lewat Bank Jabar cabang Pulogadung. Berkas persyaratan pencairan mirip hanya saja diwajibkan mempunyai account bank Jabar, tidak boleh account lain. Kebetulan aku sudah punya account tersebut sehingga tinggal copy lembar pertamanya. Selain itu juga siapkan materai 6000 sebanyak 1 lembar. Aku datang ke bank pagi - pagi buta, jam 03.00 dini hari...agar kebagian kuota, karena pencairan perhari hanya 10 antrean. Pas disana dapet nomor terakhir....10, entah 9 orang sebelumnya masukkan berkas jam berapa, rumornya ada yang jam 12 malam sudah ngantriin dokumen. Setelah dokumen diterima security, aku pun pulang. Info security aku diminta datang kembali 2 hari lagi pada jam kerja, tetapi sebelum jam makan siang.
Hari yang ditentukan aku datang jam 8 pagi, aku menjadi antrean pertama di customer service. Kusebutkan namaku dan keperluanku. Petugas kemudian mencari berkasku dan mengeceknya. Data sudah lengkap dan aku diminta isi beberapa form dan tanda tangan beberapa kolom. Kemudian aku di foto.
Copy form lembar kuning diberikan padaku...informasi dari customer service, dana bpjs akan cair paling lama 2 minggu. Jika lebih dari itu tidak keluar, aku diminta hubungi BPJS karena kemungkinan masih ada data yang salah atau kurang lengkap.
Alhamdulillah... 5 hari kerja kemudian, uangku sudah cair. Nominalnya sama persis yang tertulis saat aku cek online di website BPJS.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar